Contoh Karya Ilmiah

Ini adalah contoh dari karya ilmiah untuk anak SMP,  yang bisa di jadikan referensi 

KATA PENGANTAR

   Puji Syukur kami panjatkan ke-hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karuniaNyalah, karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan baik, tepat pada waktunya. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia. Dengan membuat tugas ini kami diharapkan mampu untuk lebih mengenal tentang bahaya Go Green di zaman yang semakin panas seperti sekarang dan dapat mencegah nya.

   Kami sadar, sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses pembelajaran, penulisan karya ilmiah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat positif, guna penulisan karya ilmiah yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

  Dengan selesai makalah ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada guru, orang tua, dan teman-teman yang telah membantu menyempurnakan makalah ini.   Akhirnya penulis berharap semoga makalah ini dapat memenuhi harapan kita semua. Dan makalah ini juga dapat berguna untuk kita sema. Amin.

Batam, 25  Januari 2012

Nadia Gema Oktaviani

DAFTAR ISI

         Bab 1 : Pendahuluan………………………………………………

ü Latar Belakang………………………………………… 4

ü Identifikasi Masalah……………………………………. 5

ü Tujuan…………………………………………………. 5

ü Metode………………………………………………… 5

         Bab 2  : Pembahasan………………………………………………. 6

         Bab 3  : Penutup…………………………………………………….

ü Kesimpulan…………………………………………11

Bab 1

  • Ø Pendahuluan  

 1.1.   Latar Belakang

KEADAAN BUMI MASA KINI

Bumi ini adalah kumparan berukuran besar yang berputar secara perpetual dengan pusat massa adalah garis vertikal kutub utara-kutub selatan. Dengan angular momentum konstan, maka energy kinetic yang terjadi tidak dirasakan oleh manusia ataupun mahluk yang ada dibumi ini. Energy kinetic yang dihasilkan dari perputaran perpetual bumi menyebabkan gravitasi, daya tarik bumi terhadap benda-benda yang dekat dengan bumi.
   Sejak manusia menciptakan Revolusi Industri  di tahun 1750. Gas CO2 jadi sebanyak 379 ppm pada tahun 2005. Padahal, sejak zaman es sampai Revolusi Industri, alias selama 10.000  hanya dalam waktu 250 tahun.akibatnya, panas matahari yang di simpan gas CO2 juga bertambah banyak. Melimpahnya CO 2 di atmosfir menyebabkan keseimbangan alam bumi berubah, ozon pun menjadi kecil dan menyebabkan lubang besar yang memungkinkan ultra violet sinar matahari mencapai ke bumi langsung tanpa filter oleh atmosfir bumi. Ultra violet sinar matahari yang masuk lewat kutub Selatan dan Utara ini dimana ozon bumi sudah terkikis.

   Pernahkah kita membayangkan dunia yang hanya diisi oleh manusia saja. Hewan-hewan banyak yang punah (kecuali hewan parasit), demikian juga tumbuh-tumbuhan. Sungguh suatu keadaan yang sangat mengerikan apabila hutan hujan berubah menjadi gurun, sungai mengering dan sumber-sumber kehidupan semakin menyusut. Manusia sebagai satu-satunya penguasa di bumi tumbuh seperti semut yang menghabiskan semua sumber daya sekarang dan masa depan. Yang tinggal mungkin hanyalah bekas planet yang diberi nama “Earth”dulunya biru yang sekarang berubah warna menjadi merah.

Apakah benar seperti yang dikatakan banyak orang bahwa kiamat akan segera tiba ?

  1. 2.   Identifikasi Masalah

   Berdasarkan latar belakang masalah, masalah – masalah yang muncul dapat di identifikasi sebagai berikut : 
1.    Banyaknya masyarakat belum mengetahui bahayanya Pemanasan Global.
2.    Banyaknya masyarakat belum memiliki pemahaman tentang bahaya Pemanasan Global.

  1. 3.   Tujuan

   Penulisan karya tulis ini bertujuan :
1.    Agar banyaknya masyarakat dapat mengetahui bahayanya Pemanasan Global.
2.    Agar banyaknya masyarakat dapat mengetahui pemahaman tentang bahaya Pemanasan Global.

  1. 4.   Metode

   Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode perpustakaan. Metode ini mengkaji berbagai referensi buku maupun website tentang bahayanya pemanasan global.

  • Ø Pembahasan

v Ledakan dan Pusaran Gas

   Lima miliyar tahun yang lalu, ada ledakan bintang di galaxy kita. Gas – gas di dekat ledakan, yang tadinya diam tenang, jadi berpusar. Pusaran gas lama-kelamaan bergumpal menjadi satu bintang bernama Matahari dan planet-planet yang mengitarinya. Sebagian gas itu menjadi udara yang menyelimuti planet-planet. Sebagian lagigas ini tersimpan di dalam perut planet-planet . gas-gas itu adalah gas oksigen, nitrogen, air, metana, dan karbon dioksida.

v Setiap Planet yang Mempunyai Gas Karbon dioksida

   Semua planet di tata surya mempunyai gas karbon dioksida. Tapi  jumlah gas karbondioksida tiap planet berbeda- beda. Gas karbon dioksida di Planet Venus sangat banyak, sehingga udaradi  Planet Venus menjadi panas sekali.  Tetapi hanya Planet Bumi saja yang hanya mempunyai karbon dioksida dalam jumlah yang sangat tepat.

v Selimut Hangat Bumi

   Seandainya Planet Bumi tidak mempunyai gas karbon dioksida, suhu Planet Bumi dapat berkisar -19 derajat celcius. Dingin nya dapat membekukan tulang. Seperti tinggal di kutub utara atau di dalam freezer. Gas karbon dioksida seolah- olah jadi selimut  penghangat Planet Bumi. Planet Bumi pun menjadi tempat yang hangat dan nyaman untuk di huni makhluk hidup. Sebenarnya, gas yang mengahangatkan Planet Bumi bukan hanya gas karbon dioksida. Air dan metana di udara juga berfungsi menghangatkan Planet Bumi.

 

v Gas Rumah Kaca

 

   Suhu dalam rumah kaca selalu hangat. Karena kaca menahan panas sinar matahari di dalam rumah kaca. Pernakah merasa gerah saat langit mendung? Rasa gerah itu di sebabkan air di udara menahan panas sinar matahari. Karena sifat gas karbon dioksida, metana, dan uap air menahan panas sinar matahari , maka gas- gas itu dinamai Gas Rumah Kaca. Dan suhu panas yang di timbulkan oleh Gas Rumah Kaca di sebut Efek Rumah Kaca.

   Dibandingkan gas rumah kaca lainnya, jumlah gas metana paling sedikit . tidak lebih dari 2 ppm. Artinya, hanya ada 2 molekul gas metana di antara sejuta molekul udara. Gas karbon dioksida di udara Bumi sebanyak 280 ppm. Sedangkan, jumlah uap air selalu berubah. Bisa seratus kali lebih banyak di bandingkan jumlah gas karbon dioksida. Tetapi uap air mempunyai sifat unik, yaitu saat jumlah uap air banyak, uap air jadi hujan. Dan Planet Bumi pun menjadi dingin kembali.

v Gas Karbondioksida yang Tidak Membahayakan

 

   Sejak Planet Bumi lahir, jumlah gas karbon dioksida mengalami naik turun. Karena lautan, daratan, dan tanaman di Planet Bumi menyerap gas karbon dioksida.

  Naik turun nya jumlah gas karbon dioksida di Planet Bumi juga di sebabkan oleh letusan gunung berapi dan gempa bumi. Ketika permukaan kulit bumi sobek, gas karbon dioksida yang tersimpan dalam perut bumi di muntahkanb ke udara. Tetapi zaman dulu gas karbon dioksida di bumi tidak pernah kebanyakan. Sehingga gas karbon dioksida tidak menyebabkan keadaan planet bumi jadi berbahaya.

v Suhu Tambah Panas

 

   Gejala naik nya suhu Planet Bumi akibat gas karbon dioksida dinamai Pemanasan Global atau Global Warming.  Dan kenaikan suhu sebesar 1 derajat celcius dalam waktu 100 atau 200 tahun sudah termasuk Pemanasan Global.

   Ilmuwan mencatat hanya dalam waktu 100 tahun (1906-2006), suhu Planet Bumi sudah naik 0,74 derajat celcius. Dengan kenaikan suhu ini, bisa-bisa dalam waktu 675 tahun suhu bumi dapat naik 5 derajat. Padahal, selama zaman es sampai Revolusi Industri, suhu Planet Bumi hanya naik 5 derajat dalam waktu 10.000 tahun.

   Pemanasan Global benar-benar sudah terjadi. Dan ilmuwan mengingatkan Pemanasan Global sangat berbahaya. Gas karbon dioksida di Planet Bumi harus di kurangi.

v GLOBAL WARMING MENGAMUK

   Ketika global warming merajalela maka manusia dan kehidupan alamlah yang akhirnya kelabakan. Bukan hanya satu aspek, tapi banyak aspek kehidupan terganggu oleh kehadiran global warming.

   Dari segi kesehatan, global warming telah menyebabkan siklus inkubasi virus penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) di tubuh nyamuk Aedes Aegypti menjadi lebih pendek. Jadi,  yang terkena demam berdarah pun jadi bertambah banyak.

   Keseimbangan ekologi juga terganggu oleh global warming, Terumbu karang yang dulu jadi primadona, bisa jadi akan musnah dari peradaban bumi. Para pelaut pun akan semakin kesusahan mengambil ikan dan aneka kekayaan laut lainnya. Pasalnya, terumbu karang dan beberapa kekayaan laut tak kuasa menahan serangan keasaman laut yang disebabkan tingginya kadar karbon dioksida di atmosfir.

   Global warming memang bukan masalah yang gampang. Tapi, jika kita mau jujur maka itu semua adalah peringatan dari Allah agar manusia kembali kepada jalan yang benar. Sangat mungkin Allah memberi bencana yang lebih dahsyat jika manusia semakin ingkar. Jadi, let’s go green and back to the right way.

  • Ø Penutup

v Kesimpulan

 

   Berdasarkan pembahasan yang telah diuraikan dapat disimpulkan sebagai berikut :
1)    Masyarakat perlu mengetahui cara menyelamatkan bumi dari pemanasan global.
2)   Perlunya upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat menanam pohon untuk mengurangi pemanasan global.
3)    Perlu ada nya kesadaran setiap masyarakat untuk menyelamatkan bumi untuk masa depan yang cerah.
4)    Penanaman pohon merupakan salah satu cara untuk mengurangi gas karbondioksida di bumi pada saat ini.

v Saran

   Setelah kita mengetahui tentang bagaimana keadaan bumi yang mengkhawatirkan di masa sekarang, di harapkan semua masyarakat yang ada di mana pun tetap menjaga lingkungan sekitar kita. Terutama dengan menanan banyak pohon (reboisasi).

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s